700 Miliar Anggaran BRIN 2022 Menguap? KPK, BPK, Polri dan Kejagung Diminta Segera Mengusut Tuntas!

Kembali BRI tengah menjadi sorotan publik pasca kasus ancaman pembunuhan kepada ormas Muhammadiyah oleh oknum APH kini BRIN diguncang isu korupsi. RDP yang dilakukan oleh Komisi VII DPR sebelumnya menghindikasikan hal tersebut.

Ivi D
Kamis, 27 April 2023 | 09:54 WIB
700 Miliar Anggaran BRIN 2022 Menguap? KPK, BPK, Polri dan Kejagung Diminta Segera Mengusut Tuntas!
mamaWakil Ketua Komisi VII DPR-RI Maman Abdurrahman tengah menujukkan bukti indikasi penyalahgunaan anggaran BRIN Sumber ( twitter : @dhemit_is_back)

SUARA GARUT - Belum tuntas kasus viral persoalan oknum pegawai BRIN berinisial APH  yang mengancam pembunuhan terhadap jamaah Muhammadiyah, kini institusi yang konon isinya para peniliti ini, kembali diguncang isu korupsi .

Beredar viral sebuah unggahan  di akun twitter milik @dhemit_is_back yang menuliskan caption berikut:

"Malam Kemarin Kasus Bang Jago Dari BRIN orang Jawa Timur yang mau bunuh orang Muhammadiyah sekarang Dugaan Korupsi Di BRIN ga tanggung2 8 M tiap tahun GAS YOK @KPK_RI @bpkri
Sumber Berita akun TIKTOK @SekberAirlangga milik Golkar" demikian tertulis dalam dinding akun itu.

Akun tersebut juga melampirkan unggahan video berdurasi 1 menit yang menampilkan saat Waki Ketua Komisi VII DPR-RI Fraksi Golkar Maman Abdurrahman tengah melakukan rapat dengar pendapat menyoroti persolan dugaan korupsi di tubuh BRIN.

Baca Juga:Joy Red Velvet Hiatus dari Semua Jadwal, Fans Minta Konser R to V Ditunda

"Dan melalui forum yang terhormat ini,dan semoga ini didengar oleh seluruh masyarakat Indonesia, terlebih khusus adalah Komisi Pemberantasan Korupsi, terkhusus adalah Bareskrim Mabes Polri, terkhusus adalah Kejaksaan Agung kita, dan terkhusus adalah Badan Pemeriksa Keuangan kita, segera usut ini, praktek penggunaan dan pemanfaatan anggaran di BRIN!" ujar Maman dalam  rapat tersebut.

Selanjutnya dalam tayangan video tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR  itu membeberkan sebuah fakta pada sebuah slide bahwa anggaran program BRIN 2022 itu adalah sebesar 800 miliar per tahun.

Namun menurutnya, berdasarkan evaluasi anggaran yang terserap hanya 100 miliar.

" Pertanyaan yang sederhana menurut saya, kemana sisanya yang 700 miliar itu?" tanya Maman kepada forum rapat.

Kemudian Maman Abdurrahman meminta kepada KPK dan BPK melakukan audit investigasi dan audit forensik atas penggunaan anggaran tersebut.
" Yang kedua saya tegas nih merekomendasikan pergantian kepala BRIN" ujarnya dengan tegas.

Baca Juga:Dorong Industrialisasi, Segmen Enterprise BNI Dapat Katalis Positif

Berdasarkan penelusuran video rapat tersebut adalah saat Komisi VII DPR-RI melakukan Rapat Dengar Pendapat, 31 Januari 2023.

BRIN sendiri adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional yang dibentuk Presiden Jokowi melalui perpres No 74 tahun 2019.

Dikutip dari website lipi.go.id,tujuan pendirian BRIN adalah untuk mengintegrasikan seluruh lembaga-lembaga penelitian di tanah air termasuk proses manajemen,anggaran dan sumber daya manusia.

BRIN  adalah  lembaga riset dan inovasi hasil peleburan  dari LIPI,BPPT,LAPAN dan BATAN ,terpisah dari Kemenristek dan langsung di bawah Presiden.

Saat ini kepala BRIN dijabat oleh Laksana Tri Handoko mantan kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebelumnya yang dilantik tanggl 28 April 2021. (*)

Editor: Farhan

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Berita

Terkini

Tampilkan lebih banyak